Kamis, 23 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Kudus – Pemerintah Kabupaten Kudus belum dapat memenuhi permintaan paguyuban pedagang Pasar Babe terkait pemasangan sekat pada dua los pasar sebelum kembali ditempati pedagang.

Keterbatasan anggaran menjadi alasan utama pengerjaan tersebut belum bisa direalisasikan pada tahun 2026.

Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Perdagangan Kudus, Catur Sulistyanto mengatakan, hingga saat ini pihaknya belum memiliki alokasi anggaran untuk pembangunan sekat los pasar tersebut. Pemkab Kudus baru berencana mengusulkan kembali anggaran pada APBD tahun 2027.

”Untuk 2026 jelas belum ada anggaran untuk itu karena pemangkasan ya. Coba nanti kita usulkan pada 2027, mudah-mudahan ada bisa dianggarkan,” ujarnya.

Menurutnya, kebutuhan anggaran untuk pemasangan sekat cukup besar, dari hasil perhitungan sementara, biaya pembuatan satu lapak diperkirakan mencapai sekitar Rp 3 juta. Jika dikalikan dengan jumlah lapak yang ada, total kebutuhan anggaran mencapai sekitar Rp 780 juta.

Catur mengakui pihaknya sempat mendengar peluang bantuan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). Namun hingga kini upaya tersebut belum membuahkan hasil.

”Kalau CSR kemarin katanya teman-teman belum berhasil. Kami juga masih mencoba mencari solusi lain,” katanya.

Sementara itu, anggota DPRD Kudus, Sayid Yunanta menilai persoalan tersebut harus menjadi prioritas pemerintah daerah.

Perhatian serius... 

  • 1
  • 2
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Berita Terkini

Terpopuler