Sabtu, 25 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, KudusLomba desain batik Kudus 2026 digelar tanpa menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun berjalan.

Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Kudus menggelar kegiatan ini sebagai bentuk memfasilitasi kreativitas masyarakat.

Ketua Dekranasda Kudus, Endhah Endhayani menegaskan, tak ada sepeserpun rupiah dari APBD Kudus yang digunakan untuk menyukseskan acara ini.

”Tidak ada keterlibatan APBD, ini dari Dekranasda sebagai bentuk partisipasi dan dukungan terhadap pengembangan kreativitas masyarakat, khususnya para desainer muda dan pelaku seni batik,” jelasnya, Kamis (4/6/2026).

Menurutnya, lomba desain batik khas Kudus dengan tema Kudus Harmoni dalam Warna, Tradisi dalam Karya sebagai bagian dari upaya pelestarian budaya dan pengembangan motif batik lokal.

Lomba difokuskan untuk menyeleksi karya terbaik yang dibuat oleh setiap masyarakat. Nantinya hanya karya yang memiliki kualitas dan kriteria terbaik yang akan lolos kurasi dewan juri.

”Kami juga ingin menegaskan tidak terdapat proses pengadaan batik yang akan dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Kudus maupun oleh Dekranasda Kabupaten Kudus setelah ada penetapan pemenang lomba,” tegasnya.

Hasil desain yang menang akan diserahkan  peluang manfaat kepada pengrajin yang ada di Kabupaten Kudus sebagai bentuk dukungan terhadap ekonomi kreatif daerah.

Batik lokal...

Para pengrajin batik yang ada di Kabupaten Kudus dapat mengembangkan secara mandiri batik lokal sesuai kapasitas dan mekanisme masing-masing pengrajin.

”Harapannya ini dapat mendorong tumbuhnya kreativitas desain batik khas Kudus, memberikan ruang bagi desainer untuk berkarya, dan menguatkan ekosistem industri batik di Kudus,” pungkasnya.

Editor: Cholis Anwar

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler