Selasa, 28 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Kudus – Pilihan akomodasi di Kabupaten Kudus bertambah dengan hadirnya Mansionite Hotel yang mengusung konsep Japanese-inspired minimalist. Dengan kata lain, ini adalah hotel bernuasa Jepang.

Berlokasi di Jalan Mejobo No. 88, Mlati Kidul, Hotel bernuansa Jepang ini menggelar soft opening, Selasa (28/7/2026). Wabup Kudus, Bellinda Putri Sabrina Birton membukanya secara resmi.

Mengusung konsep berbeda dari hotel lain di Kudus, Mansionite Hotel menghadirkan suasana ala Jepang. Kesan itu dimunculkan melalui desain interior minimalis, nuansa hangat, hingga tipe kamar ikonik Junior Suite yang menggunakan konsep tempat tidur di atas panggung seperti penginapan tradisional Jepang.

General Manager Mansionite Hotel, Bagus Saputro mengatakan, pembangunan hotel tersebut merupakan bentuk keyakinan investor terhadap prospek bisnis perhotelan di Kudus yang masih terbuka lebar.

”Latar belakangnya karena kami melihat potensi bisnis perhotelan di Kudus masih sangat baik. Owner memang ingin membangun hotel dengan produk yang benar-benar berkualitas, sehingga proses pembangunannya sekitar tiga tahun,” ujarnya, Selasa (28/7/2026).

Menurutnya, konsep Jepang dipilih untuk memberikan pengalaman menginap yang berbeda. Dari total 43 kamar yang tersedia, sebanyak 11 kamar merupakan tipe Junior Suite dengan konsep khas Jepang.

Sementara untuk kamar tipe Superior, Deluxe, dan Executive tetap mengusung desain modern. Namun, dengan ukuran kamar yang diklaim lebih luas dibanding hotel sekelas di Kudus.

”Kami ingin menghadirkan pengalaman menginap yang berbeda. Secara luas kamar kami berani menjamin lebih besar dibanding hotel lain di Kabupaten Kudus,” katanya.

Dukung Wisata...

Mansionite Hotel yang bernuansa Jepang juga dilengkapi restoran yang terbuka untuk umum, ruang pertemuan, mini ballroom, hingga berbagai fasilitas pendukung untuk kebutuhan bisnis maupun keluarga. Tarif kamar selama masa pembukaan ditawarkan mulai Rp 350 ribu hingga Rp 800 ribu.

Bagus menambahkan, pihaknya berharap dapat berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Kudus untuk mendukung sektor pariwisata. Sehingga menarik lebih banyak wisatawan, baik domestik maupun mancanegara.

Sementara itu, Wakil Bupati Kudus Bellinda Putri Sabrina Birton mengapresiasi hadirnya investasi baru tersebut. Menurutnya, pembangunan hotel menjadi bukti bahwa Kudus memiliki daya tarik sebagai daerah tujuan investasi.

”Ini menjadi sinyal positif bahwa Kudus memiliki potensi ekonomi yang kuat, didukung letak yang strategis, sumber daya manusia yang kompetitif, pertumbuhan ekonomi yang terus berkembang, serta iklim investasi yang baik,” ujarnya.

Bellinda berharap keberadaan hotel bernuansa Jepang ini juga mampu membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat lokal. Meningkatkan perputaran ekonomi daerah, sekaligus memperkuat kolaborasi dengan pelaku UMKM di Kudus.

Ia juga menilai Mansionite Hotel dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendukung penyelenggaraan berbagai kegiatan berskala regional maupun nasional.

”Semoga hotel ini terus berkembang, seluruh kamarnya segera terisi penuh, dan memberikan dampak positif bagi masyarakat serta perekonomian Kabupaten Kudus,” pungkasnya.

Editor: Budi Santoso

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Berita Terkini

Terpopuler