Selasa, 28 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Pati – Institut Pesantren Mathali’ul Falah Pati (IPMAFA Pati) meluncurkan dua program studi atau prodi baru , Selasa (28/7/2026). Perguruan tinggi ini siap melahirkan lulusan unggulan.

Kedua prodi baru di IPMAFA Pati tersebut adalah Hukum Keluarga Islam (HKI) dan Hukum Ekonomi Syariah (HES). Dengan bertambahnya prodi ini, IPMAFA Pati saat ini memiliki total 10 prodi dari 4 fakultas dan pascasarjana.

Peluncuran prodi baru digelar di Aula 2 Kampus IPMAFA Pati. Rektor IPMAFA Pati, KH Abdul Ghaffar Rozin, alias Gus Rozin memimpin peluncuran prodi baru ini. Perwakilan Kemenag Pati, MUI Pati, PA Pati, GP Ansor Pati, IPNU, IPPNU, Fatayat NU, serta berbagai mitra strategis IPMAFA tampak hadir.

Dalam sambutannya, Gus Rozin menegaskan pembukaan prodi HKI dan HES merupakan bentuk perkhidmatan serta pengabdian IPMAFA Pati kepada masyarakat. Khususnya di wilayah Pati dan sekitarnya.

”Pengembangan pendidikan di bidang hukum dan ekonomi syariah menjadi kebutuhan yang harus dihadirkan IPMAFA. Tahun ini kami resmi menghadirkan Prodi HKI dan HES sebagai ikhtiar mencetak sumber daya manusia yang kompeten dan berintegritas,” ujar Gus Rozin.

Ia menjelaskan, pembukaan Prodi HKI bukan sekadar merespons maraknya persoalan perceraian. Melainkan bertumpu pada upaya memperkuat fondasi keluarga sebagai pilar utama bangsa.

”Kekuatan sebuah bangsa berawal dari keluarga yang kuat. HKI dihadirkan agar mampu melahirkan lulusan yang memahami persoalan keluarga secara utuh, baik dari perspektif fikih Islam maupun hukum positif Indonesia,” jelas dia.

Gus Rozin berharap para lulusan HKI IPMAFA Pati kelak dapat berkiprah di berbagai lembaga, terutama peradilan agama. Sehingga, mampu membawa perspektif keilmuan pesantren dalam penyelesaian perkara hukum keluarga.

Industri nasional...

  • 1
  • 2
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Berita Terkini

Terpopuler