Dinkes Kudus Bakal Awasi Takjil Ramadan, Pernah Temukan Ini di Makanan
Murianews
Jumat, 13 Februari 2026 15:05:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Kudus – Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus (Dinkes Kudus) bakal melakukan pengawasan terhadap takjil selama Ramadan 2026. Pengawasan difokuskan pada pedagang kaki lima guna memastikan makanan aman dan layak konsumsi.
Sekretaris Dinas Kesehatan Kudus, Nuryanto, mengatakan petugas akan mengambil sampel makanan untuk diuji menggunakan alat rapid test kit. Pengujian dilakukan langsung di lokasi penjualan.
”Kami melakukan sampling makanan takjil. Jika ada temuan, langsung kami lakukan pembinaan dan edukasi kepada pedagang,” ujarnya, Jumat (13/2/2026).
Ia mengungkapkan pada pengawasan tahun sebelumnya petugas sempat menemukan makanan menggunakan pewarna berbahaya di kawasan Menara Kudus.
Menurutnya, pengawasan biasanya dilakukan pada pertengahan Ramadan karena aktivitas penjualan makanan meningkat.
Petugas akan memeriksa berbagai kandungan berbahaya seperti pewarna tekstil, pengawet dan pemanis buatan.
”Kami mengimbau pedagang tidak menggunakan bahan berbahaya. Selain membahayakan kesehatan konsumen, juga merugikan usaha mereka sendiri,” katanya.
Edukasi...
- 1
- 2



