Rabu, 22 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Menurutnya, yang masuk dalam penetapan cagar budaya adalah struktur bata kuno di bagian bawah. Karena itu, setiap langkah penanganan difokuskan untuk memastikan bagian utama tetap aman.

Penanganan tersebut juga telah dikoordinasikan dengan Balai Pelestarian Kebudayaan (BBK) guna menentukan langkah lanjutan, termasuk evaluasi teknis rangka pelindung.

Sementara itu, Staf Disbudpar Kudus, Nunung Gina Santika, menambahkan dari sisi teknis arkeologi, kondisi struktur utama tetap terjaga.

”Yang kita lindungi itu struktur aslinya. Jadi ketika ada bagian tambahan yang berpotensi membahayakan, tentu harus segera ditangani agar tidak berdampak pada bangunan cagar budayanya,” ujarnya.

Ia menyebut, unsur penting seperti susunan bata kuno serta temuan artefak batu, termasuk menhir dan lumpang, tidak terdampak dalam proses pelepasan atap tersebut.

Disbudpar memastikan pemeliharaan situs dilakukan secara hati-hati dengan mempertimbangkan aspek keselamatan, pelestarian, serta kajian teknis dari pihak terkait.

Reporter: Wiwid Widia Yulhendrik
Editor: Zulkifli Fahmi

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Berita Terkini

Terpopuler