Minggu, 26 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Kudus – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Kudus menyampaikan gambaran terbaru mengenai tingkat kesejahteraan masyarakat Kudus berdasarkan data resmi tahun 2025.

Koordinator Tim Statistik Kesejahteraan Rakyat BPS Kudus, Jarot Kurniawan, mengatakan indikator kesejahteraan kini dilihat dari berbagai aspek kehidupan, tidak hanya pendapatan.

”Kesejahteraan itu banyak dimensinya. Orang kadang menilai hanya dari punya uang atau barang material, padahal kalau kebutuhan sandang, pangan, papan, dan pendidikan sudah tercukupi, sebenarnya itu sudah termasuk sejahtera,” ujarnya, Kamis (9/4/2026).

Berdasarkan data BPS, tingkat kemiskinan Kabupaten Kudus pada 2025 mencapai 6,59 persen atau sekitar 60,37 ribu jiwa. Angka ini turun dibanding tahun 2024 yang sebesar 7,23 persen.

”Secara persentase, kemiskinan di Kudus turun. Itu artinya ada upaya pemenuhan kebutuhan dasar yang semakin baik,” tambah Jarot.

Meski begitu, secara jumlah absolut kemiskinan masih meningkat sedikit karena pertambahan jumlah penduduk.

Data tambahan... 

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Berita Terkini

Terpopuler