Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Blora - Pemerintah Kabupaten Blora bergerak cepat menyikapi kasus dugaan keracunan makanan massal yang menimpa ratusan siswa beberapa sekolah di Blora. Mereka diduga keracunan menu Makan Bergizi Gratis (MBG).

Wakil Bupati Blora, Sri Setyorini yang juga Ketua Satgas Makanan Bergizi Gratis Kabupaten Blora (MBG Blora) menegaskan pentingnya evaluasi menyeluruh pasca-insiden ini.

Ia juga memastikan dapur MBG Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) telah dihentikan sementara operasionalnya oleh Badan Gizi Nasional (BGN). Penyelidikan atas kasus ini akan dilakukan secara intensif.

"Untuk SPPG (penyedia MBG) bersangkutan dihentikan sementara. Per tanggal 28 November, sampai hasil Lab (Laboratorium) dinyatakan keluar," tegas Sri Setyorini, baru-baru ini.

Wabup Sri Setyorini juga menyatakan, Satgas MBG Blora telah menggelar rapat koordinasi untuk menentukan langkah-langkah strategis selanjutnya. Tetapi tetap ditekankan, terlepas dari insiden ini, program MBG Blora pada dasarnya masih sangat dibutuhkan oleh para siswa di Kabupaten Blora.

Setelah mengunjungi korban dugaan keracunan MBG di Rumah Sakit DKT Blora, Wakil Bupati Sri Setyorini menyampaikan program MBG pada dasarnya harus tetap berjalan. Namun demikian memang harus dibarengi dengan pengawasan ketat.

"Setelah berkunjung ke RS DKT, saya melihat bahwa MBG ini diinginkan untuk berlanjut oleh siswa yang memang membutuhkan. Namun, setiap ada laporan berkaitan dengan MBG, kami selaku satgas selalu kami evaluasi, kemudian tindaklanjuti ke provinsi," ujar Sri Setyorini.

Hasil Lab...

  • 1
  • 2
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler