Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Grobogan – Jumlah penghulu di Kabupaten Grobogan ternyata hanya 29 orang. Padahal, setiap tahun ada sekitar 13 ribu pasangan yang menikah di Kota Kedelai. Kondisi tersebut pun tidak ideal.

Kasi Bimbingan Masyarakat Islam (Binmas) Kantor Kemenag Grobogan Abdur Rouf menjelaskan, dari 19 KUA di seluruh kecamatan, ada yang hanya diisi seorang penghulu. Kondisi itu semakin tidak ideal karena dalam waktu dekat ada penghulu yang segera pensiun.

”Dalam setahun kira-kira ada 13 ribuan pernikahan, penghulu hanya 29 orang. Itu pun ada beberapa yang segera pensiun,” ujarnya, Rabu (13/9/2023).

Rouf menjelaskan, idealnya setiap kantor urusan agama (KUA) terdapat dua orang penghulu. Sehingga, idealnya terdapat 38 orang penghulu di Grobogan.

Terkait rekrutmen, Rouf mengatakan pihaknya sudah mengusulkan ke Kemenag Jateng. Pada tahun lalu, kata Rouf, sebenarnya terdapat formasi untuk posisi penghulu di Grobogan. Namun sayangnya formasi itu tidak terisi.

”Tahun lalu ada 2 atau 3 formasi, tapi tidak ada yang lolos untuk di Grobogan. Jadi tidak terisi. Sudah kami usulkan untuk dibuka lagi,” imbuhnya.

Rouf mengatakan, pada momen tertentu seperti saat Syawal dan Dzulhijjah, jumlah pasangan yang menikah mencapai puncaknya. Dalam sehari, penghulu pun bisa sampai menikahkan hingga 10 pasangan.

 

Editor: Zulkifli Fahmi

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler