Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Grobogan – Bencana banjir di Grobogan, Jawa Tengah melumpuhkan lalu lintas di Bundaran Gubug, Jalan Semarang-Purwodadi, Selasa (6/2/2024). Genangan yang cukup tinggi membuat kendaraan tak berani menerjangnya.

Para pengendara dari arah Semarang maupun sebaliknya diimbau menjari jalur lain menghindari Bundaran Gubug. Pengendara diimbau mencari jalur alternatif melewati Demak.

”Diiumbau kepada masyarakat pengguna Jalan Semarang - Purwodadi maupun sebaliknya, diimbau menghindari Sungai Tuntang (di Gubug). Karena saat ini di barat jembatan tuntang terdapat limpasan air dengan arus deras sekali. Pengendara baik roda dua maupun mobil diimbau lewat demak,” kata Kasi Kedaruratan BPBD Grobogan Masrichan.

Masrichan menyatakan, derasnya arus dari limpasan Sungai Tuntang membuat pemukiman warga Desa Gubug perlahan-lahan tergenang. Pihaknya pun mulai mengevakuasi lansia untuk diungsikan ke tempat yang aman.

Bupati Grobogan Sri Sumarni dikabarkan bakal meninjau titik banjir di Gubug pagi ini. Namun, belum diketahui titik mana yang akan disambangi.

Sebelumnya diberitakan, sebelas kecamatan di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah terendam banjir. Meski ada yang sudah berangsur-angsur surut, namun di beberapa kecamatan air masih terus meninggi.

Sebelas kecamatan itu yakni Kedungjati, Gubug, Tegowanu, Godong, Penawangan, Purwodadi. Kemudian Toroh, Geyer, Tegowanu, Tawangharjo, dan Tanggungharjo.

Laporan BPBD Grobogan menyebutkan, ada total 29 desa terdampak banjir hingga pagi ini. Jumlah desa maupun kecamatan terdampak masih berpotensi bertambah.

Kecamatan dengan dampak banjir terparah yakni Kedungjati. Total terdapat delapan desa terdampak, yakni Desa Ngombak, Kedungjati, Kalimaro, Deras, Padas, Klitikan, Jumo, dan Wates.

Adapun wilayah perkotaan Purwodadi juga terdampak banjir cukup parah kali ini. Desa dan kelurahan di perkotaan terdampak yakni Purwodadi, Kalongan, Candisari, Ngraji, Cingkrong.

Editor: Zulkifli Fahmi

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler