Pilgub Jateng 2024
Jokowi Batal Mampir ke Alun-Alun Purwodadi, Pedagang Kecewa
Saiful Anwar
Senin, 18 November 2024 08:06:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Grobogan – Presiden ke-7 Joko Widodo alias Jokowi dan Cagub-Cawagub Jateng 02 Ahmad Luthfi-Taj Yasin batal mampir ke panggung di Alun-Alun Purwodadi, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah pada Minggu (17/11/2024) kemarin.
Para pedagang pun kecewa. Sebab, mereka sudah menunggu berjam-jam kedatangan presiden ketujuh itu dan rombongan di kompleks kantor Bupati Grobogan tersebut.
Harapan para pedagang mendapat cuan lebih banyak di hari kedatangan mantan kepala negara pun sirna. Sebab, usai pawai di sepanjang Jalan R Suprapto, Jokowi bersama Paslon 02 Cagub-Cawagub Jateng itu langsung menuju Blora.
Di Alun-Alun Purwodadi sebenarnya sudah disiapkan panggung besar. Namun ternyata Jokowi dan rombongan tak mampir ke sana.
Pedagang yang kecewa pun nekat mengejar beberapa tim sukses Luthfi-Yasin. Para pedagang meminta tim sukses membeli seluruh dagangan yang belum laku. Namun, harapan mereka tak terwujud.
”Seharian saya dan temen-temen jualan di Alun-Alun, dan masih banyak yang belum laku. Saya sangat kecewa dengan Pak Jokowi dan Pak Luthfi karena sudah lama nunggu di sini tapi tidak muncul,” ucap Suyono, salah satu pedagang di kompleks Alun-Alun Purwodadi.
Sementara itu, David, pedagang lainnya juga mengungkapkan hal yang sama. Gara-gara Jokowi dan rombongan batal ke Alun-Alun Purwodadi, dagangannya masih banyak.
”Seharian saya hanya dapat seratus ribu saja, sementara dagangan masih banyak,” kata dia.
- 1
- 2



