Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Grobogan – Seorang karyawan sebuah pabrik di Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah berinisial UNK (27) melahirkan di tempat kerjanya. Nahas, bayi karyawan asal Kecamatan Gubug itu meninggal dunia usai dibawa ke rumah sakit terdekat.

Kapolsek Godong AKP Bambang Jumena menerangkan, kejadian itu berlangsung pada Sabtu (14/12/2024) kemarin sekitar pukul 12.15 WIB. Kapolsek mengatakan, awalnya korba merasakan sakit perut. Korban mengira dirinya datang bulan.

”Yang bersangkutan sempat ngomong ke rekan kerjanya, perutnya sakit. Kemudian disuruh pulang. Tapi sakitnya makin parah,” katanya, Minggu (15/12/2024).

Korban kemudian terduduk di lantai. Korban pun meminta tolong rekannya untuk melepas celana yang dipakainya. Dari situlah diketahui ternyata ada bayi.

”Celana dilepas, ternyata ada bayi. Korban melahirkan bayi. Namun bayi dalam kondisi tidak bergerak,” imbuhnya.

Kapolsek memaparkan, kejadian tersebut kemudian dilaporkan ke satpam serta tim medis pabrik tersebut hingga ke Polsek Godong. Tim medis pun kemudian memotong tali pusar bayi serta diberikan oksigen.

”Korban dan bayinya kemudian dibawa ke rumah sakit di Gubug. Bayi diketahui memiliki berat badan 2,7 kg dengan panjang 51 cm. Namun, sesampai di rumah sakit diketahui bayi dalam kondisi meninggal. Sedangkan ibu bayi sehat,” bebernya.

Tidak merasa hamil...

Kapolsek menerangkan, yang bersangkutan selama ini tidak merasa hamil. Suami dan rekan kerjanya juga tidak tahu jika yang bersangkutan mengandung jabang bayi.

”Kebetulan tubuhnya gemuk. Jadi tidak merasa hamil jadi tidak mengajukan cuti ke tempatnya bekerja. Tapi memang saat berangkat kerja sempat mengeluh tidak enak badan,” tandasnya.

Lebih lanjut, kapolsek menyebutkan, korban terakhir kali melahirkan sekitar dua tahun lalu. Namun, korban memang mengaku tidak pernah datang bulan.

”Memang faktanya seperti itu,” lanjutnya.

Adapun bayi malang itu kemudian diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.

Editor: Cholis Anwar

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler