Ditempati, Pasar Darurat Gubug Grobogan Siap Tampung 841 Pedagang
Saiful Anwar
Kamis, 9 Januari 2025 20:49:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Grobogan – Pasar darurat Gubug di Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah mulai ditempati per Kamis (9/1/2025).
Secara total, pasar atau lapak darurat mampu menampung 841 pedagang. Rinciannya, 707 los, 45 kios, dan 89 dasaran.
Kepala Disperindag Grobogan Pradana Setyawan mengatakan, pasar darurat tersebut didirikan sebagai wadah sementara para pedagang Pasar Gubug yang terdampak kebakaran pada awal November 2024 lalu.
”Kami mengupayakan agar para pedagang Pasar Gubug tetap bisa beraktifitas dalam kegiatan ekonomi. Dengan lapak darurat ini, harapannya bisa terbantu,” ujar pria yang disapa Danis itu.
Danis menambahkan, selain membangun pasar darurat itu, Pemkab juga berupaya memberikan permodalan dengan suku bunga rendah melalui bank milik daerah.
Sehingga, para pedagang bisa terbantu dari sisi modal untuk memulai berdagang lagi.
Adapun seremonial penempatan lapak itu sendiri dilakukan dengan pemotongan tumpeng secara sederhana. Danis pun menghaturkan terima kasihnya kepada seluruh pihak yang telah berperan dalam pembangunan pasar darurat Gubug.
Tak Semua Pedagang...
- 1
- 2



