Banjir Grobogan Belum Sepenuhnya Surut, Titik Ini Masih Tergenang
Saiful Anwar
Jumat, 24 Januari 2025 16:18:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Dari total 14 kecamatan, dampak terparah memang dialami desa-desa di Kecamatan Gubug, Purwodadi, Godong, dan Penawangan.
Di Kecamatan Gubug, ada 17 desa terdampak dengan dua titik besar jebolan Sungai Tuntang, yakni di Desa Papanrejo dan Baturagung.
Di Kecamatan Godong, ada 13 desa terdampak banjir kali ini. Dampak terbesar tentu dialami Desa Tinanding, di mana terdapat titik tanggul Sungai Tuntang yang jebol di dekatnya. Jebolan tanggul di titik ini juga yang menyebabkan Jalan Purwodadi-Semarang sempat putus.
Di Kecamatan Purwodadi, BPBD melaporkan ada lebih dari 4 ribu rumah tergenang akibat banjir awal 2025 ini. Dari pantauan Murianews.com, bahkan halaman kantor Bupati Grobogan sempat tergenang pada puncak banjir.
Di Kecamatan Penawangan, ada 12 desa yang terdampak banjir. Hal itu akibat jebolnya Sungai Tlecer di Desa Tunggu.
Editor: Zulkifli Fahmi



