Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Grobogan – Anggaran revitalisasi Pasar Kunden di Kecamatan Wirosari, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah sebesar Rp 27 miliar belum disetujui.

Padahal kondisi pasar hewan itu makin memprihatinkan. Revitalisasi pun menjadi salah satu upaya untuk memperbaikinya.

Kepala Disperindag Grobogan Pradana Setyawan mengungkapkan, perbaikan yang dibutuhkan di antaranya pagar pembatas yang belum lama ini ambruk, tambatan yang telah lapuk, pavingisasi hingga bagian kios.

Selain itu, berbagai fasilitas lainnya juga butuh diperbaiki karena kondisinya sudah tak layak. Pasar Kunden yang sempit juga kerap bikin macet karena lokasinya di pinggir jalan Purwodadi-Blora.

Pria yang akrab disapa Danis itu mengatakan, pihaknya sudah mengusulkan anggaran perbaikan ke Pemerintah Pusat, namun hingga kini belum disetujui.

”Sudah kami usulkan ke pusat untuk pembangunan Pasar Kunden, tapi anggaran belum didapat,” kata dia, Sabtu (15/2/2025).

Menurut Danis, sangat sayang bila pasar hewan yang diklaim terbesar di Jawa Tengah itu dibiarkan dengan kondisi saat ini. Terlebih, anggaran perawatan yang didapat juga minim.

”Harus mulai ditata, sayang kalau terus dibiarkan, apalagi ini pasar hewan terbesar (di Jateng). Anggaran perawatan juga minim,” imbuhnya.

Kerap Banjir...

  • 1
  • 2
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler