Rabu, 22 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Grobogan – Gas elpiji 3 kg alias gas melon masih langka di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah hingga beberapa hari jelang Ramadan. Belum diketahui kapan kelangkaan gas melon ini akan berakhir.

Pantauan Murianews.com di sejumlah pangkalan di Kecamatan Purwodadi dan Toroh, Rabu (26/2/2025), tidak ada yang memiliki stok gas melon. Tumpukan gas melon di gudang ternyata semuanya kosong tanpa isi.

Toko kelontong yang sebelumnya menjual gas melon juga sudah tidak punya stok. Tumpukan tabung kosongnya bahkan sampai berdebu dan jadi sarang laba-laba.

Suharti, warga Kecamatan Toroh khawatir jika kelangkaan gas melon ini akan berkepanjangan. Dia berharap pemerintah segera melakukan upaya agar ketersediaan stok di pangkalan dapat terjamin.

”Katanya disuruh beli di pangkalan, tapi kosong terus. Ini pemerintahnya bagaimana, sudah mau Puasa tapi gas masih sulit,” kata dia.

Dia menambahkan, saat tersedia, sebenarnya harga yang dipatok masih cukup murah, yakni Rp 22 ribu per tabung saja.

Tidak seperti cerita warga di kecamatan lain yang mengaku mendapatkan gas melon hingga Rp 30 ribu bahkan Rp 35 ribu.

”Kalau sedang ada, sebenarnya ya murah. Tapi barangnya sulit. Saat pangkalan dapat jatah, langsung habis,” imbuhnya.

Sudah Jadi Kebutuhan Pokok... 

  • 1
  • 2
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler