Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Agung menceritakan, orang-orang ormas yang berpakaian hitam menanyakan motor yang ditarik DC itu. Namun, diduga karena tidak ada titik temu, orang-orang itu kemudian menghajar kedua DC.

”Negosiasi, motor bisa dikembalikan tidak. Karena tidak ada keputusan, pemuda-pemuda itu jengkel,” imbuhnya.

Dia mengatakan, orang kedua yang dihajar para pemuda itu sebenarnya duduk-duduk saja di sekitar pertigaan. Namun, ternyata ada yang mengenalinya. Kemudian, terjadilah apa yang tampak dalam video.

Dalam video, orang kedua yang dihajar sudah terkapar di tanah, namun masih bergerak. Menurut Agung, luka dari keduanya tidak terlalu parah.

Agung menyebutkan, DC pertama yang dihajar merupakan warga setempat. Sedangkan, korban kedua merupakan warga Purwodadi yang indekos di wilayah Godong.

Dia menyebutkan, tindakan beberapa oknum DC selama ini memang membuat warga resah. Menurutnya, sudah banyak korban penarikan motor sejak sepekan terakhir.

Editor: Anggara Jiwandhana

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler