Baru Ada Dua Dapur MBG di Grobogan, DPR Minta Warga Berani Investasi
Saiful Anwar
Jumat, 20 Juni 2025 21:16:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Grobogan – Anggota Komisi IX DPR RI Edy Wuryanto meminta warga Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah untuk berani berinvestasi dan mendirikan dapur umum untuk program Makan Bergizi Gratis alias program MBG.
Hal itu diungkapkannya dalam sosialisasi MBG di Gedung PGRI Grobogan, Jumat (20/6/2025) sore.
Dijelaskannya, Badan Gizi Nasional (BGN) setidaknya membutuhkan 80 unit dapur gizi untuk program MBG di Grobogan. Sedangkan, hingga kini baru ada dua unit dapur umum yang beroperasi. Selain itu, baru ada delapan unit lainnya yang antre mendapat izin dari BGN.
Edy dalam kesempatan itu membeberkan rincian kebutuhan membuka dapur umum. Dijelaskannya, setiap siswa dianggarkan Rp 15 ribu per porsi.
Sebanyak Rp 10 ribu di antaranya wajib dianggarkan untuk menu MBG per siswa. Sedangkan untuk Rp 5 ribu sisanya untuk kebutuhan operasional.
”Yang Rp 3 ribu untuk gaji karyawan, untuk bayar listrik, pengantaran, dan lain-lain. Untuk yang Rp 2 ribu, sewa gedung,” jelasnya kepada hadirin.
Dijelaskannya, setiap dapur MBG membutuhkan 47 pekerja dan maksimal melayani 3000 hingga 4000 porsi. Sedangkan, secara total di Grobogan, sasaran MBG yakni 240 ribu porsi MBG.
Masih sangat besar...
- 1
- 2



