Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Grobogan – Seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah bernama Yasmiati dipastikan menjadi korban meninggal dunia dalam kejadian kebakaran besar di Hong Kong, tepatnya di kompleks apartemen di kawasan Tai Po.

Sebelumnya, warga warga Dusun Plosorejo RT 01 RW 04, Desa Guyangan, Kecamatan Godong itu dinyatakan hilang dan masih dalam pencarian dalam kejadian kebakaran besar di Hongkong. Kebakaran besar ini terjadi pada Rabu (26/11/2025) pekan lalu.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans Grobogan) Teguh Harjokusumo, menyatakan informasi terbaru dari Hong Kong menyebutkan korban telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Yasmiati menjadi salah satu dari puluhan WNI yang menjadi korban dalam kejadian kebakaran ini.

“Kami sudah menerima laporan resmi. Mbak Yasmiati ditemukan dan telah dipastikan meninggal dunia," ujarnya, Rabu (3/12/2025) pagi dalam keterangan tertulis.

Dijelaskan juga, pihak PT Pelita Karya Juhari (PKJ) selaku perusahaan pengirim Tenaga Kerja Indonesia (TKI), yang didampingi oleh Disnakertrans Grobogan, telah mendatangi rumah keluarga korban kebakaran di Hongkong asal Grobogan ini.

"Termasuk melalui pencocokan foto yang dikirim dari Hong Kong, memang benar yang bersangkutan” lanjut Teguh.

Dipaparkannya, proses penanganan lebih lanjut kini sedang berjalan melalui koordinasi dengan KJRI Hong Kong. Saat ini pihak terkait itu tengah mengurus visum, verifikasi data, serta kelengkapan dokumen pemulangan jenazah ke tanah air.

"Kami terus berkomunikasi dengan KJRI Hong Kong. Begitu seluruh dokumen selesai, proses pemulangan jenazah ke Grobogan akan segera dilakukan. Kami berharap semuanya berjalan lancar,” tambahnya.

Teguh menyatakan, atas nama Pemerintah Kabupaten Grobogan menyampaikan duka cita mendalam atas musibah tersebut. Yasmiati menjadi salah satu WNI yang menjadi korban dalam peristiwa kebakaran besar di Hong Kong ini.

"Semoga keluarga diberikan kekuatan dan almarhumah mendapat tempat terbaik di sisi-Nya,” tutupnya.

Editor: Budi Santoso

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler