Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Grobogan – Akses jalan utama menuju Pasar Gubug, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah rusak cukup parah. Lubang besar muncul dan membuat jalan rusak. Kerusakan tersebut diketahui akibat genangan yang berasal dari luapan Sungai Tuntang.

Kondisi ini menyulitkan pembeli yang akan ke Pasar Gubug. Imbasnya, pedagang Pasar Tuntang kini mengaku omzetnya turun karena jalan utama menuju pasar Gubug itu rusak.

Nurus, salah seorang warga setempat mengungkapkan jalan rusak sepanjang sekitar 200 meter itu cukup mengganggu mobilitas masyarakat.

Lubang-lubang besar yang dalam kini dipenuhi genangan air yang membayakan pengendara.

”Para pengendara yang lewat harus sangat berhati-hati agar tidak terjatuh,” kata dia, Jumat (16/1/2026).

Krisnanto, salah satu pedagang di Pasar Gubug menyatakan jalan milik Pemkab Grobogan itu sebenarnya sudah lama rusak.

Selama ini, perbaikan jalan rusak di titik itu dilakukan dengan cara tambal sulam seadanya. Karenanya, jalan kembali rusak saat air Sungai Tuntang meluap.

Pedagang sepi pembeli... 

”Banjir luapan sungai membuat aspal jalan yang sudah ada hancur total,” kata dia.

Dampaknya, para pelanggan lebih memilih mencari jalan memutar yang lebih jauh namun aman. Imbasnya, pedagang di sekitaran jalan rusak itu sepi pembeli.

”Karena jalan rusak begini, omzet kami (pedagang) menurun drastis. Pembeli malas lewat sini, pilih berputar jauh,” ujar dia.

Ia pun mendesak Pemkab Grobogan untuk segera melakukan pembangunan jalan secara permanen menggunakan sistem cor blok.

Pembangunan permanen menjadi satu-satunya solusi agar jalan tidak kembali rusak saat musim hujan atau banjir tiba.

”Kami harapannya jalan rusak ini diperbaiki dan perputaran ekonomi bisa lancar lagi,” tandasnya.

Editor: Anggara Jiwandhana

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler