Menurutnya, kedua dapil tersebut memiliki jumlah pemilih yang cukup besar sehingga menyimpan potensi elektoral yang signifikan bagi PKB.
Karena itu, penguatan kaderisasi dan konsolidasi organisasi hingga tingkat bawah menjadi fokus kepengurusannya.
”Dapil II dan Dapil III sampai sekarang belum ada kursi. Padahal secara hitungan, dua dapil itu cukup banyak pemilihnya. Ini menjadi target kami ke depan,” ujarnya.
Murianews, Grobogan – Mukhlisin resmi kembali menjabat sebagai Ketua DPC PKB Grobogan 2026–2030. Itu terungkap dalam Sosialisasi DPP PKB tentang Pimpinan Dewan Tanfidz Definitif DPC PKB Masa Bakti 2026-2031 se-Jateng, Kamis (11/6/2026).
Wakil Ketua DPRD Grobogan itu terpilih melalui mekanisme seleksi berjenjang yang cukup ketat di tingkat DPP PKB.
Dari 10 nama calon Ketua DPC PKB Grobogan yang terdaftar, delapan orang mengikuti Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK). Sementara dua calon lainnya tidak mengikuti proses tersebut sehingga dinyatakan gugur.
Pada tahap UKK, para peserta menjalani serangkaian tes yang meliputi tes psikologi dan penilaian kompetensi kepemimpinan. Delapan peserta yang mengikuti UKK dinyatakan lulus dan dinilai layak memimpin PKB Grobogan.
Selanjutnya, mereka mengikuti tahapan kedua berupa wawancara langsung dengan DPP PKB. Mereka diuji terkait kemampuan kepemimpinan, strategi pemenangan pemilu, hingga pengembangan organisasi partai.
Dari delapan peserta, satu orang tidak lolos pada tahap kedua. Hingga akhirnya, dari tujuh nama yang tersisa, DPP PKB menetapkan Mukhlisin sebagai Ketua DPC PKB Grobogan.
”Semuanya sebenarnya layak memimpin Grobogan. Setelah proses wawancara dan penilaian di DPP, akhirnya saya dipercaya untuk memimpin PKB Grobogan,” ujar dia.
Pengurus Belum Terbentuk...
Mukhlisin menjelaskan hingga saat ini kepengurusan DPC PKB Grobogan belum terbentuk secara lengkap.
Hanya posisi ketua yang telah ditetapkan oleh DPP PKB, sedangkan jajaran Dewan Syuro, sekretaris, bendahara, dan pengurus lainnya masih menunggu arahan dari DPW dan DPP PKB.
Susunan kepengurusan lengkap, kata dia, nantinya akan dibahas bersama tim formatur sebelum dilantik secara serentak bersama kepengurusan PKB se-Indonesia.
”Sekarang baru ketua yang ditetapkan. Dewan Syuro belum, sekretaris dan bendahara juga belum. Masih menunggu arahan DPW dan DPP, nanti akan dibahas di formatur,” jelasnya.
Rencananya, pelantikan kepengurusan DPC PKB seluruh Indonesia akan dilaksanakan secara serentak pada 23 Juli 2026 bertepatan dengan peringatan Hari Lahir (Harlah) PKB ke-28.
Dalam kesempatan itu, ia menargetkan penguatan struktur partai dan peningkatan perolehan kursi legislatif pada Pemilu mendatang.
Target 2029...
Salah satu target utama yang dibidik adalah merebut kursi DPRD di Daerah Pemilihan (Dapil) II dan Dapil III yang hingga kini belum berhasil diraih PKB.
Menurutnya, kedua dapil tersebut memiliki jumlah pemilih yang cukup besar sehingga menyimpan potensi elektoral yang signifikan bagi PKB.
Karena itu, penguatan kaderisasi dan konsolidasi organisasi hingga tingkat bawah menjadi fokus kepengurusannya.
”Dapil II dan Dapil III sampai sekarang belum ada kursi. Padahal secara hitungan, dua dapil itu cukup banyak pemilihnya. Ini menjadi target kami ke depan,” ujarnya.
Editor: Zulkifli Fahmi