Grobogan Raih Penghargaan Jateng Green Industrial Summit Award
Saiful Anwar
Sabtu, 25 Juli 2026 10:36:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Grobogan – Pemkab Grobogan sukses menyabet gelar juara I dalam ajang penghargaan Jateng Green Industrial Summit Award 2026.
Pemkab Grobogan meraih predikat Juara I Kategori Pemerintah Kabupaten/Kota dengan Komitmen Pengembangan Industri Hijau Terbaik.
Penganugerahannya diserahkan Gubernur Jateng Ahmad Luthfi pada Kamis (23/7/2026) di Grand Candi Hotel Semarang.
Bupati Grobogan Setyo Hadi hadir secara langsung didampingi Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Grobogan Pradana Setyawan.
Kepala Disperindag Grobogan Pradana Setyawan menyebut, Grobogan juga sukses mengamankan gelar juara I pada kategori Industri Besar dan Menengah dengan Transformasi Industri Hijau Terbaik.
Dijelaskan, keberhasilan itu diraih oleh PT Semen Grobogan, perusahaan manufaktur yang menjalankan operasional pabrik semen di Kecamatan Tanggungharjo.
”Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas komitmen dan langkah nyata Grobogan dalam mendorong pembangunan industri yang berdaya saing, inovatif dan berkelanjutan,” pria yang disapa Danis itu.
Danis pun berharap seluruh pelaku industri lain yang beroperasi di Grobogan dapat mengikuti langkah itu mentransformasi diri menjadi industri hijau.
Industri Hijau...
”Ini sangat penting demi menciptakan keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi daerah dan kelestarian lingkungan hidup di sekitarnya,” katanya.
Penerapan konsep hijau, kata dia, juga diyakini efektif dalam menekan emisi karbon sekaligus menjaga ekosistem alam di Grobogan agar tetap sehat dan lestari.
”Green Industry atau Industri Hijau ini adalah sektor ekonomi dan manufaktur yang memprioritaskan efisiensi suber daya, pengunaan energi terbarukan dan minimisasi limbah,” jelasnya.
Danis pun menguraikan berbagai manfaat penerapan Green Industry, salah satunya yakni menghemat biaya operasional perusahaan dalam jangka panjang melalui efisiensi energi dan material.
Sementara, Sekda Grobogan Anang Armunanto mengatakan, keberhasilan besar itu merupakan buah dari jalinan kerja sama serta seluruh proses dan tahapan panjang yang telah dilalui bersama.
Ia menyebut, dalam prosesnya ada tahapan penilaian, pemenuhan dokumen, penelitian dokumen, paparan dan presentasi, hingga verifikasi tim penilai dari provinsi, akademisi dan komunitas.
”Alhamdulilah, setelah proses panjang, berkompetisi dengan 35 daerah di Jawa Tengah, Grobogan meraih juara I tingkat dengan komitmen pengembangan industri hijau terbaik,” katanya.
Editor: Dani Agus



