Selasa, 28 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Sementara, dalam kebakaran di Kecamatan Kedungjati, api membakar rumah kosong milik Soetardianto (74) di Dusun Kaliratan, Desa Ngombak.

Kapolsek Kedungjati AKP Endro Suseno mengatakan, kebakaran mengakibatkan kerugian material yang diperkirakan mencapai Rp25 juta.

”Rumah yang terbakar merupakan bangunan berbahan kayu berukuran sekitar 10 x 10 meter dan telah lama tidak ditempati pemiliknya,” katanya.

Dijelaskan, kebakaran diduga bermula dari pembakaran sampah di lahan yang ditumbuhi pohon jati di samping rumah korban.

Banyaknya daun jati kering yang terbakar menyebabkan api dengan cepat merambat ke bangunan kosong tersebut. Sehingga akhirnya menghanguskan seluruh bagian rumah.

Di Kecamatan Ngaringan, kebakaran terjadi pada rumah milik Heri Wanto (36) di Desa Pendem. Kebakaran ini mengakibatkan kerugian sekitar Rp5 juta.

Kapolsek Ngaringan AKP Andry Fajar Irianto mengatakan, rumah yang terbakar berbahan kayu dengan konstruksi atap dan dinding yang mudah terbakar.

”Kondisi tersebut menyebabkan api dengan cepat membakar bagian atap dapur sebelum akhirnya berhasil dipadamkan oleh warga,” katanya.

Hasil olah TKP menunjukkan kebakaran dipicu korsleting listrik pada sambungan kabel di bagian atas dapur. Percikan api kemudian menyambar papan kayu jati dan anyaman bambu sehingga memicu kebakaran.

Editor: Budi Santoso

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler