Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Kupang – Korban erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki, Kabupaten Flores Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur terus bertambah. Kali ini, jumlah korban yang teridentifikasi berjumlah sembilan orang.

Akibatnya, Pemkab Flores Timur menetapkan status tanggap darurat bencana dan menyetop seluruh penerbangan yang melintasi kawasan tersebut.

”Untuk status saat ini sudah tanggap darurat, sehingga siaga darurat dicabut,” kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Flores Timur Avelina Hallan seperti dilansir Antara, Senin (4/11/2024).

Ia menjelaskan, Erupsi yang terjadi pada 3 November pukul 23.57 WITA hingga dini hari tadi itu menimbulkan sejumlah kerusakan rumah dan gedung yang tepat berada di bawah kaki gunung tersebut.

”Sampai dengan pukul 09.38 WITA pagi ini, dilaporkan jumlah korban yang meninggal dan berhasil dievakuasi mencapai sembilan orang,” terangnya.

Sementara itu terkait desa yang terdampak erupsi ujar dia berjumlah enam desa yang ada di Kecamatan Wulanggitang. Yakni Desa Klatanlo, Hokeng Jaya, Nawokote, Boru, Boru Kedang dan desa Pululera serta satu desa di Kecamatan Ile Bura yakni Dulipali.

  • 1
  • 2
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler