Penanganan Kawasan Kumuh Kota Pekalongan Ditarget Rampung 2025
Supriyadi
Sabtu, 23 November 2024 14:26:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Pekalongan – Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Kota Pekalongan Andrianto menargetkan penanganan kawasan kumuh di Kelurahan Degayu ditarget rampung pada 2025.
Saat ini pihaknya masih dalam tahapan konsolidasi tanah atau lahan untuk pembangunan infrastruktur.
”Tahun ini kami sudah menyelesaikan penanganan kawasan kumuh di Kampung Bugisan dan selanjutnya pada 2025 akan menangani kawasan kumuh di Kelurahan Degayu,” katanya seperti dilansir Antara, Sabtu (23/11/2024).
Ia menjelaskan, penanganan kawasan kumuh akan dilakukan dengan menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAU). Penanganan kawasan kumuh ini akan terintegrasi dengan pembangunan rumah baru, peningkatan kualitas rumah, drainase, pembangunan jalan lingkungan.
”Selain itu, ada juga sarana air bersih, sanitasi, dan pembangunan instalasi pengolah air limbah komunal,” terangnya.
Saat ini, lanjutnya, penanganan kawasan kumuh di Degayu ini harapannya bisa tuntas dengan adanya kolaborasi dari berbagai pihak, salah satunya Kementerian ATR/BPN.
”Kendati begitu, di Degayu tidak ada relokasi,” terangnya.
Kolaborasi dengan program agraria...
- 1
- 2



