Sabtu, 25 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Tangerang – Temuan kasus HIV di Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, bertambah 203 orang. Ironisnya, delapan dari jumlah tersebut diketahui diidap oleh balita.

Kepala Dinkes Kabupaten Tangerang Hendra Tarmizi mengatakan, catatan tersebut berdasarkan rekap data sejak Januari hingga April 2026 yang ditemukan oleh puskesmas setempat.

”Total ada 203 kasus. Itu paling banyak ditemukan di Puskesmas Curug, Puskesmas Kelapa Dua, Kosambi, kemudian Cikupa,” katanya seperti dilansir Antara, Selasa (2/6/2026).

Hendra menyebutkan, selain delapan balita, dari temuan 203 kasus tersebut, 167 kasus diderita oleh usia produktif dan 28 lainnya kasus remaja.

”Usia produktif paling banyak, itu ada 167 kasus, dan untuk remaja itu ada 28 kasus baru yang ditemukan, dan balita ada delaoan kasus,” terangnya.

Atas temuan kasus penyakit menular ini paling banyak diderita oleh usia pada produktif yakni 21 hingga 55 tahun.

Sementara itu berdasarkan hasil penelitian penyebab utama penyebaran HIV terhadap kelompok usia produktif serta remaja diakibatkan karena jarum suntik, berhubungan intim, hingga hubungan seksual menyimpang.

Seks Bebas...

  • 1
  • 2
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler