Bejat! Tukang Jahit di Sidoarjo Tega Perkosa Anak Kandung hingga Hamil
Supriyadi
Kamis, 4 Juni 2026 17:51:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Sidoarjo – Seorang ayah di Sidoharjo, Jawa Timur yang berprofesi sebagai tukang jahit tega memperkosa anak kandungnya sendiri yang berusia 17 tahun. Parahnya, aksi bejat tersebut dilakukan berulang hingga korban hamil.
Perbuatan tak bermoral tersebut dilakukan di dalam sebuah kamar kos di kawasan Kecamatan Taman. Selama ini korban dan pelaku tinggal berdua. Ibu kandung korban diketahui sudah lama bercerai dan berpisah rumah dengan pelaku.
Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Christian Tobing mengatakan, berdasarkan pengakuan pelaku, ia tidak mampu menahan hawa nafsunya.
Tersangka mengaku kerap gelap mata dan selalu terangsang setiap kali melihat anak kandungnya beraktivitas atau berganti pakaian selepas mandi.
”Pikiran kotor yang menumpuk tersebut akhirnya membuat pelaku nekat melakukan pemerkosaan,” katanya.
Ia menjelaskan, kejadian tersebut pertama kali dilakukan akhir Desember 2025. Saat itu, pelaku AS yang baru saja pulang bekerja pada malam hari mendapati putrinya sedang tertidur lelap di kamar kos dengan posisi pakaian sedikit terbuka.
Tanpa memedulikan masa depan sang anak, pelaku langsung melancarkan aksi bejatnya. Berdasarkan pengakuan tersangka kepada penyidik, tindakan biadab tersebut diulangi hingga tiga kali pada waktu yang berbeda hingga mengakibatkan korban hamil.
Pasal Berlapis...
- 1
- 2



