Saling Ejek Diduga Jadi Pemicu Pemuda Tewas Dikeroyok di Juwana
Umar Hanafi
Jumat, 29 Desember 2023 14:20:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Pati – Mayat pemuda di Kabupaten Pati, Jawa Tengah yang ditemukan di ruko Desa Sejomulyo, Kecamatan Juwana, Jumat (29/12/2023) dini hari diduga korban pengeroyokan. Dugaan sementara pengeroyokan itu dipicu saling ejek di antara pelaku dan korban.
Belakangan diketahui korban bernama Vendri Arianto (24) warga Sembaturagung, Kecamatan Jakenan, Kabupaten Pati. Saat ini kasus tersebut sedang ditangani pihak kepolisian.
”Berdasarkan informasi itu terjadi karena pertengkaran. Karena saling meledek, saling menghina dan terjadi pertengkaran,” kata Kepala Desa Sejomulyo Hardi berdasarkan keterangan yang didapatkan dari tiga orang terduga pelaku.
Awalnya, lanjut Hardi, ketiga pelaku yang berinisial E alias Salewang (25), RA (30) dan RL (21) berada di lokasi kejadian, di dekat ruko Sejomulyo pada Jumat dini hari.
Selang beberapa saat, korban datang seorang diri dengan mengendarai sepeda motor. Vendri pun memprovokasi mereka.
”Cerita dari terduga pelaku, si korban menantang sambil membawa minuman dan memaksa terduga membeli sesuatu. Tapi tak punya uang, akhirnya korban marah dan meninggalkan para terduga pelaku,” tutur dia.
Korban kemudian kembali lagi dengan membawa sejumlah temannya. Korban juga menggeber motor dan membuat suasana semakin panas.
”Korban kemudian balik lagi sambil menggeber motor dsngan membawa dua rekan lainnya. Sambil bilang tak gawe ribut. Akhirnya tejadi pengroyokan. Satu orang menjadi korban dan dua teman korban lari,” kata dia.
Korban tergeletak di got dekat ruko tersebut. Namun anehnya, para terduga pelaku dan sejumlah kawan korban bekerja sama memindahkan jasad korban ke depan ruko Sejomulyo.
”Dari informasi yang mindah dari got ke ruko itu terduga pelaku dengan kawan korban. Setelah itu kita laporkan ke pihak kepolisian,” ungkap dia.
Saat ini tiga terduga pelaku telah diamankan Polresta Pati. Sementara dua orang lainnya masih diburu pihak kepolisian.
Editor: Supriyadi



