Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Pati – Tradisi Lomban di Sungai Tayu, Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati, Jawa Tengah digelar pada Jumat (19/4/2024) besok. Kepala kerbau bakal dilarung di muara sungai yang juga bernama Sungai Silugonggo itu. 

Camat Tayu Imam Rifai mengungkapkan sebelum dilarung, kepala kerbau bakal diarak dari Balai Desa Sambiroto, Kecamatan Tayu menuju Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Sambiroto. 

Sejumlah kelompok masyarakat bakal ikut mengarak kepala kerbau mengelilingi desa. Sesampainya di TPI, kepala kerbau bakal dilarung dengan menggunakan pelapah pisang. 

”Seperti biasanya. Ada arak dari balai desa menuju ke TPI dan dilarung. Biasanya ada tujuh kelompok ada sekolahan juga. Pagi biasanya,” ujar Imam Rifai kepada Murianews.com, Kamis (18/4/2024). 

Ia mengungkapkan tradisi yang sudah berjalan sejak puluhan tahun yang lalu ini dinantikan sejumlah masyarakat. Tak hanya masyarakat Tayu maupun Pati, masyarakat Rembang dan Jepara juga rela jauh-jauh untuk melihat prosesi Lomban Tayu. 

”Tradisi ini sudah terjadi sudah puluhan tahun lalu hingga hari ini. Masyarakat juga sangat antusiasme. Tidak hanya di Pati tadi luar juga,” kata dia. 

  • 1
  • 2
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler