Lomban Sungai Tayu Pati Digelar Besok, Ada Larung Kepala Kerbau
Umar Hanafi
Kamis, 18 April 2024 13:45:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Untuk menjaga kenyamanan pengguna jalan lainnya, pihak Pemerintah dan Kepolisian mengalihkan arus lalu lintas saat prosesi lomban Tayu berlangsung.
”Ada pengalihan arus selama kegiatan. Jalan Alun-alun Tayu ke utara untuk sementara ditutup. Bagi pengendara yang ingin ke arah Cluwak dan Jepara juga diimbau menggunakan jalan alternatif,” tandas dia.
Sebagai informasi, tradisi ini digelar beberapa hari selepas Lebaran Idulfitri, mereka melarung sesaji dan kepala kerbau di sungai setempat. Setiap tahun, masyarakat Desa Sambiroto menyiapkan sesaji yang berisi ayam, kepala kerbau, jajan pasar dan berbagai makanan lainnya.
Sesaji ini dilarung ke aliran sungai dengan menggunakan bambu agar tidak hanyut. Sebelum dilarung, para warga berdoa bersama meminta keselamatan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Acara karanaval dan pentas musik dangdut juga ikut menyemarakkan Lomban.
Kegiatan ini merupakan langkah warga desa setempat untuk melestarikan budaya leluhur agar tidak punah. Selain itu, kegiatan ini merupakan cara bersyukur warga setempat atas nikmat yang diberikan Tuhan Yang Maha Esa.
Editor: Supriyadi



