Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Pati – Ratusan massa yang mengaku petani Kabupaten Pati menggelar demo di depan Kantor Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Pati (Dispertan Pati), Selasa (12/11/2024). Mereka mengeluh kesulitan mendapatkan solar.

Massa demo sudah mulai berdatangan di Jalan Diponegoro sekitar pukul 09.45 WIB dengan mengendarai motor hingga truk. Mereka kemudian menyerbu Kantor Dispertan Pati.

Mereka juga membawa berbagai spanduk yang bertuliskan keluhan dan tuntutan. Bunyi spanduk-spanduk itu di antaranya, ”Sawahku Garing, Goro-goro Solar Angel”, ”Drama Korea Tak Seasik Drama Dispertan”, dan ”Kakean Aturan Petani Ora Mangan.”

Mereka pun menggelar orasi di Gerbang Kantor Dispertan Pati. Mereka mengaku akhir-akhir ini kesulitan mendapatkan solar untuk kebutuhan pertanian. Akibatnya, lahan petani pun tak bisa maksimal dialiri air.

Koordinator Aksi Demo Petani Pati, Budi Antoro menilai kondisi ini disebabkan karena rekomendasi pembelian solar bersubsidi untuk pertanian dialihkan ke Dispertan Kabupaten Pati. Sebelumnya, rekomendasi diberikan Kades.

”Kita ingin regulasi dikembalikan ke desa saja. Seperti yang sudah terjadi. Sehingga petani ndak repot,” ujarnya.

Ia mengungkapkan rekomendasi di tingkat kades saja sudah ada pembantasan. Apalagi bila rekomendasi berada di tingkat Dispertan Kabupaten Pati.

Selain itu.....

  • 1
  • 2
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler