Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Sebelumnya diberitakan, sebanyak 138 warga Desa Tluwah, Kecamatan Juwana keracunan massal usai menyantap lontong hajatan pada Selasa kemarin.

Mereka mengeluhkan mual, muntah, diare, demam hingga menggigil. Mereka pun dilarikan ke puskesmas hingga sejumlah rumah sakit di Bumi Mina Tani.

Dinkes Kabupaten Pati pun mengirimkan semple makanan tersebut ke Laboratorium Kesehatan di Semarang. Ia memprediksi hasil tes laboratorium itu keluar sekitar sepekan lagi.

”Karena gejala yang sama dan massal, kami mencari semple makanan dan dikirim ke Semarang. Diperiksa apakah makanan ini ada (bahan yang menimbulkan keracunan). Kita tunggu paling lambat satu minggu. Semoga tidak bertambah,” tandas dia.

Editor: Budi Santoso

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler