Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Pati – Fakta baru terungkap dalam kasus keracunan massal di Desa Tluwah, Kecamatan Juwana, Pati, Jawa Tengah. Lontong hajatan yang disantap para korban keracunan ternyata dari catering.

Hal ini diuangkan oleh salah satu anggota keluarga yang mempunyai hajatan di desa tersebut, Julin (53). Ia mengaku pihaknya memesan makanan di salah satu catering di desanya sebagai suguhan hajatan tujuh harian.

”Pesan catering di RT sebelah. Memang usaha catering. Kami pesan 200 porsi,” ujar Julin, Jumat (27/12/2024).

Menurutnya, pihaknya memesan lontong dari salah satu tetangganya sebanyak 200 porsi. Makanan tersebut dibagikan kepada warga usai tahlil, Senin (23/12/2024) malam.

Namun pada Selasa (24/12/2024) pagi, banyak warga mengeluhkan mual, demam tinggi, kepala pusing, dan mencret. Bahkan ia dan anaknya, serta saudara saudaranya yang juga memakan nasi dus tersebut juga keracunan, dan harus dirawat di rumah sakit.

Nasi catering tersebut, dipesan di tentangganya yang sehari harinya memang usaha catering. Namun, menurutnya, baru kali ini terjadi. Bahkan, ia juga tak menyangka sampai begitu banyak warga yang menjadi korban. Ia berharap, warga yang menjadi korban bisa segera pulih kembali.

”Hajatannya hari Senin. Keluarga yang merasakan hari Selasa. Satu keluarga kena. Kerabat juga kena,” tandas dia.

Usai Santap Lontong...

  • 1
  • 2
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler