Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Warga yang mengalami keracunan tercatat sebanyak 169 orang. Saat ini yang masih dirawat di rumah sakit tinggal seorang. Korban masih dirawat di RS Fastabiq.

”Awalnya memang 161 tapi berkembangnya waktu tambah menjadi 169. Yang masih di rumah sakit ini sudah sepuh. Warga Desa Langgenharjo,” ungkap dia.

Sunaryo pun mengimbau kepada masyarakat untuk memakan makanan yang lebih higienis. Dirinya tidak mau kejadian keracunan serupa terjadi lagi.

”Memang kami selalu bersinergi dengan muspika dan Dinkes. Kejadian ini tidak ada kesengajaan. kami himbau pelaksanaan makanan dengan higienis,” pungkas dia.

Editor: Budi Santoso

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler