Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Pati – Sejumlah video viral beredar di media sosial, Kamis (6/2/2025). Dalam video tersebut, sejoli atau sepasang kekasih di Kabupaten Pati diduga melakukan perbuatan mesum. Keduanya pun digrebek warga. 

Video tersebut beredar di grup WhatsApp hingga Facebook. Dalam video itu terlihat sejoli sedang meringkuk lantaran dikerubungi sejumlah warga.   

Seorang remaja wanita menutupi tubuhnya dengan selimut. Sementara remaja lelaki yang berkaus hitam dan bercelana pendek memeluk gadis tersebut. 

Seseorang warga tampak mencoba mengorak-arik tumpukan kain. Tak terduga, ditemukan dalaman wanita di dalamnya. 

”Ya Allah, opo iku (apa itu),” ujar seorang warga. 

Remaja lelaki itu pun diinterogasi oleh warga yang berada di ruangan tersebut. Mereka menanyangkan asal lelaki tersebut hingga berada di desanya. Namun video berakhir sebelum remaja lelaki itu menjawab. 

Video itu pun viral dan menjadi perbincangan di media sosial. Berdasarkan informasi yang dihimpun Murianews.com, kajadian itu terjadi di salah satu desa di Kecamatan Jakenan, Kabupaten Pati, Jawa Tengah. 

Sudah dua hari lalu...

Camat Jakenan, Yogo Wibowo mengakui kejadian itu berada di salah satu desa di wilayahnya. Peristiwa penggrebekan sejoli diduga mesum itu terjadi sekitar dua hari yang lalu. 

”Setelah saya konfirmasi dengan perangkat desa betul kejadian di salah satu desa di wilayah kami. Infonya dari perangkat desa, (peristiwa penggrebekan) kira-kira dua hari yang lalu,” ujar Yogo dikonfirmasi Murianews.com, Kamis (6/2/2025) siang. 

Camat Jakenan mengaku pasangan sejoli dengan warga sudah dimediasi. Hasilnya, sejolt ini bakal dinikahkan secepatnya. Saat ini proses adminstrasi untuk pernikahan sedang dilakukan. 

”Sudah dimediasi menghadirkan kedua keluarga dan kedua remaja tersebut siap dinikahkan trimakasih,” kata Yogo. 

Pihaknya pun mengimbau kepada remaja untuk menjaga diri dan tidak melakukan perbuatan asusila. Orang tua juga diminta menjaga putra-putrinya agar tidak terjerumus hal-hal yang negatif. 

Editor: Supriyadi

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler