Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Pati – Musibah kebakaran menimpa gudang Pabrik Gula (PG) Pakis, Desa Pakis, Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Belum diketahui penyebab kebakaran yang terjadi pada Jumat (14/2/2025) siang itu.

Berdasarkan video yang diterima Murianews.com, si jago merah terlihat membubung tinggi di pabrik gula yang dikelola PT Laju Perdana Indah (LPI) itu. Api tampak sampai menjangkau atap gedung.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Pati Sugiyono mengkonfirmasi kebakaran ini. Ia mengaku, pihaknya mendapatkan laporan sekitar pukul 14.30 WIB. Usai menerima laporan, Sugiyono menerjunkan empat armada pemadam kebakaran (damkar).

”Melaporkan bahwa Damkar Pati pukul 14.30 WIB kami menerima laporan dari PG Pakis atas kebakaran gudang ampas dari tebu,” ujar Sugiyono kepada Murianews.com.

Pihaknya juga dibantu satu unit armada Damkar dari PG Pakis, satu unit armada Damkar dari PG Trangkil dan dua unit armada tangki air dari BPBD Kabupaten Pati.

”Jadi, ada enam damkar yang dikerahkan,” tutur Sugiyono.

Selang beberapa jam, api berhasil dipadamkan oleh tim gabungan. Adapun lokasi yang terbakar merupakan gudang ampas tebu.

Pihaknya belum mengetahui penyebab kebakaran ini. ”Alhamdulillah berkat kerja tim gabungan api bisa dipadamkan. Kemudian untuk penyebab masih proses penyelidikan,” jelas dia.

Objek yang Terbakar Ampas Tebu... 

  • 1
  • 2
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler