Tekan Inflasi Jelang Lebaran, Pemkab Rembang Gelar Pasar Murah
Umar Hanafi
Rabu, 19 Maret 2025 18:46:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
”Luar biasa antusiasme masyarakat. Banyak komoditas sudah habis, terutama cabai, bawang merah, bawang putih, dan telur. Komoditas ini sering menjadi pemicu kenaikan harga dan inflasi. Meskipun kita saat ini mengalami deflasi, tetap harus waspada,” ujar Gus Hanies.
Sulasno, warga Desa Pandean yang datang bersama istrinya, mengaku sangat terbantu dengan adanya pasar murah ini. Ia langsung membeli beras, telur, bawang putih, bawang merah, cabai, dan minyak goreng.
”Harganya lebih murah, Mas. Beras 5 kilogram tadi cuma Rp 57 ribu, padahal di pasaran harga 1 kilogram saja ada yang Rp 14 ribu. Telur juga lebih murah, Rp 25 ribu per kilogram,” ungkapnya usai berbelanja.
Dalam kegiatan ini, Pemkab Rembang menggandeng Bank Jateng, PT BPR BKK Lasem, Bulog, serta sejumlah distributor dan pelaku UMKM.
Melalui kerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan, pemerintah memberikan subsidi terhadap sejumlah komoditas pangan agar masyarakat bisa mendapatkannya dengan harga lebih terjangkau.
Editor: Supriyadi



