Festival Kali Juwana Pati, Jampisawan Ajak Masyarakat Peduli Sungai
Umar Hanafi
Minggu, 27 Juli 2025 16:49:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Pati – Jaringan Masyarakat Peduli Sungai Juwana (Jampisawan) menggelar Festival Kali Juwana ke-6. Mereka pun mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap sungai.
Kegiatan ini bertemakan ”Reka Malih: Restorasi Sungai, Merawat Peradaban” sebagai ajakan untuk merekayasa ulang tata sungai dan peradaban yang lebih berkelanjutan.
Pembukaan Festival Kali Juwana ke-6 berlangsung di Wisata Susur Sungai Silugonggo Bestari Desa Sugiharjo Pati, tepat pada Peringatan Hari Sungai Nasional, Minggu (27/7/2025). Sarasehan dan dialog singkat dari multipihak menjadi penanda dimulainya Festival Kali Juwana.
Dalam kegiatan itu dihadiri sejumlah pihak. Mulai dari aktivis lingkungan, akademisi, kepala desa di sepanjang Sungai Silugonggo, perwakilan Dinas Pusdataru Propinsi Jawa Tengah hingga Anggota Komisi D DPRD Provinsi Jawa Tengah M Ali Wafa.
Ketua Jampisawan Sunhadi mengungkapkan, ada sejumlah kegiatan dalam rangkaian Festival Kali Juwana ini. Salah satunya karnaval perahu setelah pembukaan acara tersebut.
”Karnaval perahu ngajak orang-orang pemerintah menuju bendung karet, terus di sekretariat Jampisawan. Agar mereka tahu kondisi kali seperti apa. Jadi tidak hanya mendengar saja,” terangnya.
Sementara kegiatan lainnya nanti akan digelar di Desa Kedungpancing, Kecamatan Juwana pada Agustus mendatang. Dari mulai diskusi hingga kegiatan sosial lainnya.
”Rangkaiannya adalah setelah pembukaan festival ini dibuat sederhana nanti ditindaklanjuti bulan Agustus pada tanggal 7 sampai 9 yang ada di Kedungpancing. Acaranya banyak sekali. Antara lain ada UMKM, kegiatan anak-anak, seni dan budaya,” sebutnya.
Wisata Susur Sungai Silugonggo Bestari...
- 1
- 2



