Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Tak berhenti disitu, para siswa juga diajak untuk melakukan susur sungai Bandung sepanjang tiga kilometer dalam kegiatan ’Nandur Banyu Nali Lemah Lan Watu’. Mereka diajak untuk melihat aliran sungai hingga menjelajah ke Jembatan lokomotif peninggalan Belanda dan Kedung Jurug sekaligus ke sejumlah tempat yang masih menyimpan diduga fosil binatang.

Sebagai puncaknya, para siswa kemudian diajak menanam seratus pohon mangga di kawasan Pegunungan Kendeng. Langkah itu menjadi komitmen bersama untuk menjaga lingkungan dan alam.

”Karena seperti diketahui hampir setiap tahun di kawasan Pati Selatan sering terjadi bencana banjir. Sementara pohon mangga sendiri memiliki karakter pohon keras dengan akar yang menjadikan air mudah meresap ke tanah,” ujar dia.

Selain itu pohon buah itu dinilai memiliki banyak manfaat. Baik bagi manusia maupun habitat di Pegunungan Kendeng seperti untuk pangan hewan. Kegiatan yang diberi nama ’Nandur Banyu Nali Lemah Lan Watu’ diharapkan bisa memunculkan sikap peduli para siswa.

”Kami berharap lewat kegiatan semacam ini bisa membuat para siswa menjadi lebih peduli untuk melestarikan lingkungan. Bagaimanapun generasi muda seperti mereka yang akan berperan besar di masa mendatang,” harap Aziz.

Editor: Budi Santoso

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler