Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Pati – Warga pesisir di Kecamatan Batangan, Kabupaten Pati mempunyai cara unik untuk merayakan tahun baru 2026.

Bukan pesta kembang api, mereka menggelar syukuran tambak ikan dan doa bersama untuk korban bencana Sumatera, Rabu (31/12/2025) malam.

Suasana hangat menyelimuti warga Desa Desa Ketitangwetan, Kecamatan Batangan di momen pergantian tahun. Puluhan warga berkumpul di halaman kediaman Kepala Desa untuk menggelar syukuran.

Sejatinya, acara tersebut rencananya digelar di tambak ikan. Namun lantaran cuaca tak memungkinkan, syukuran tambak ikan pun digeser di kediaman kepala desa.

Dipimpin langsung oleh Kepala Desa Ketitangwetan, Ali Muntoha, suasana khidmat terasa saat warga berkumpul, menundukkan kepala, dan memanjatkan doa lintas daerah sebagai wujud kepedulian dan solidaritas.

Ali Muntoha mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk rasa syukur sekaligus kepatuhan terhadap imbauan pemerintah agar masyarakat tidak berfoya-foya atau menyalakan kembang api.

”Malam tahun baru ini kami mengadakan syukuran bakar ikan. Selain bersyukur atas hasil panen, kami juga mendoakan saudara-saudara kita di Sumatra dan Aceh yang sedang tertimpa musibah banjir. Semoga kondisi di sana cepat pulih dan aktivitas masyarakat bisa kembali berjalan seperti semula,” ujarnya.

Ia menambahkan, mayoritas warga Ketitangwetan menggantungkan hidup dari sektor tambak. Karena itu, bakar ikan dari hasil panen sendiri dipilih sebagai simbol kebersamaan dan kemandirian desa.

Antusiasme warga...

  • 1
  • 2
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler