Nelayan Pati Ditemukan Meninggal Usai Diterjang Badai di Laut Jawa
Umar Hanafi
Sabtu, 24 Januari 2026 14:37:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Pati – Seorang nelayan asal Desa Banyutowo, Kecamatan Dukuhseti, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, akhirnya ditemukan meninggal dunia usai diterjang badai di Laut Juwana.
Nelayan yang bernama Oki Dimas Pebriyanto (25) itu ditemukan mengapung di perairan utara Juwana, Jumat (23/1/2026). Korban pertama kali ditemukan oleh nelayan yang sedang melakukan pencarian mandiri di laut.
”Korban ditemukan oleh nelayan sekitar yang sejak pagi melakukan pencarian bersama sekitar 20 perahu,” ujar Kapolresta Pati melalui Kasat Polairud Polresta Pati Kompol Hendrik Irawan, Sabtu (24/1/2026).
Setelah ditemukan, jasad korban langsung dievakuasi menggunakan perahu nelayan menuju rumah duka di Desa Banyutowo. Selanjutnya, tim medis dari Puskesmas Dukuhseti melakukan pemeriksaan luar.
”Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” kata Hendrik.
Kompol Hendrik menjelaskan, korban sebelumnya dilaporkan hilang sejak Rabu (21/1/2026) saat melaut dan dihantam badai di perairan Laut Jawa. Saat itu kondisi cuaca disebut cukup ekstrem.
”Korban diduga terjatuh ke laut akibat cuaca buruk dengan angin kencang dan gelombang tinggi,” jelasnya.
Pencarian...
- 1
- 2



