Cerita Petani Pati Panen Padi 9,4 Ton Per Hektare, Ini Rahasianya
Umar Hanafi
Jumat, 6 Februari 2026 15:30:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Dia juga yakin jika dikembangkan di lahan dengan sistem irigasi yang baik, hasilnya bisa meningkat jauh lebih besar.
”Ada sejumlah kelebihan lain dari jenis ini. Usia tajamnya hanya sekitar 111 hari dari mulai semai. Kemudian tahan rebah serta lebih tahan jamur,” terang dia.
Sementara untuk harganya, Kamelan menyebut relatif sama dengan jenis lain. Sementara untuk bentuk padinya memiliki ciri khas ramping. Kamelan juga menyebut perawatan padi inpari 43 juga relatif lebih ringan dibandingkan jenis padi lainnya.
”Untuk tekstur berasnya juga pulen. Untuk perlakuan varietas baru justru jauh lebih mudah,” pungkas dia.
Editor: Supriyadi



