Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Pati – Hujan deras sejak Selasa (3/2/2026) menyebabkan beberapa desa di Kabupaten Pati kembali terendam banjir. Kondisi makin parah setelah tanggul sungai Jawik yang mengalir ke Sungai Silugonggo di Desa Pladen, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus jebol, Kamis (5/2/2026).

Salah satu yang terdampak adalah Desa Mintobasuki, Kecamatan Gabus, Kabupaten Pati. Warga Desa Mintobasuki pun terpaksa pasrah dengan keadaan. Mereka kembali kebanjiran setelah sebelumnya sempat surut. 

Warga Mintobasuki, Sukar mengatakan, banjir genangan di daerah tersebut baru surut dengan tuntas pada Rabu (4/2/2026). Namun banjir mulai menggenangi permukiman sejak Kamis (5/2/2026) sore.

Ketinggian air berkisar 20 sampai 50 sentimeter. Sedangkan di dalam rumah sekitar 5 sampai 10 meter. 

”Ini rumah kebanjiran lagi. Baru kemarin. Banjir akibat tanggul sungai di Kudus jebol,” ungkapnya saat ditemui, Jumat (6/2/2026).

Padahal, lanjut dia, warga sudah mulai membersihkan rumah mereka setelah 25 hari terendam banjir. Sukar juga baru selesai membersihkan sisa-sisa banjir di rumahnya, Rabu (4/2/2026) kemarin.

”Kemarin sempat surut. Satu hari rumah baru dibersihin, terus naik lagi,” katanya.

Sulit Surut...

  • 1
  • 2
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler