Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Pati – Sebuah video istighasah dan doa bersama viral di jagat maya Pati. Dalam video tersebut, sejumlah warga menghadiri acara istighasah dan mendoakan Bupati Pati Nonaktif Sudewo agar lolos dari jeratan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Video tersebut tersebar sejak Senin (16/2/2026) malam. Salah satu akun yang menyebar video itu yakni, akun Instagram @ekokuswanto_mbahto.
Terlihat seorang lelaki paruh baya berbicara kepada sejumlah hadirin. Ia mengajak masyarakat agar mendoakan Bupati Pati Sudewo agar terlepas dari dakwaan KPK.
”Kita mendoakan Pak Sudewo supaya lepas dari dakwaan KPK dan bisa memimpin kembali Kabupaten Pati dengan baik dan sesuai amanah yang diberikan masyarakat Kabupaten Pati,” kata seseorang dalam video tersebut.
Dirinya pun meyakini adanya pengondisian agar Bupati Pati Sudewo terjerat kasus korupsi dugaan jual beli jabatan atau pemerasan pengisian perangkat desa (perades).
”Panjenengan percaya tidak terkait dugaan PK Sudewo itu. Dikondisikan mboten, dikondisikan. Maka saya mohon kepada ibu-ibu, khusus para kiai agar Pak Sudewo kembali memimpin Kabupaten Pati,” lanjut dia.
Usut punya usut, video viral tersebut direkam di Alun-Alun Kayen pada Senin (16/2026) siang kemarin. Ketua panitia Sutirto mengaku acara tersebut digelar oleh Warga Pati Kidul.
”Istighasah doa kebangsaan. ikhtiar spiritual agar Kabupaten Pati aman Damai. mendoakan Pati Damai. Atas nama Pati Kidul,” ungkap Sutirto dihubungi Murianews.com, Selasa (17/2/2026).
Ia mengklaim acara istighasah dan doa bersama tersebut diikuti ratusan orang. Dalam video terlihat sedikit lantaran kebanyakan orang memilih duduk di bawah pohon.
”Menyebar ada ratusan. Kebanyakan menyebar di bawah pohon,” kata dia.
Dirinya juga mengaku kegiatan tersebut terselenggara lantaran masih adanya loyalis Sudewo. Ia pun berharap dakwaan KPK terhadap Bupati Pati Sudewo yang diduga melakukan pemerasan perades tak terbukti.
”Loyalis Sudewo itu agar dakwaan Pak Bupati Pati Sudewo tak terbukti dan memimpin Kabupaten Pati kembali,” tandas dia.
Editor: Cholis Anwar



