Target Pendapatan Pajak Kendaraan Samsat Pati Naik Jadi Rp 179 Miliar
Umar Hanafi
Kamis, 26 Februari 2026 13:05:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Pati – Kantor Unit Pengelolaan Pendapatan Daerah (UPPD) Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap alias Samsat Kabupaten Pati ditarget menerima pendapatan pajak kendaraan bermotor sebesar Rp 179 miliar pada tahun 2026 ini.
Target tersebut terhitung naik daripada target 2025. Pada tahun lalu, Samsat Pati ditarget mengumpulkan pendapatan pajak kendaraan sebesar Rp 161 miliar.
Meskipun mengalami kenaikan, Kepala UPPD Samsat Pati, Dafid Alifianto optimis target tersebut bisa terealisasi. Meskipun capaian tahun lalu menyentuh angka Rp 156 miliar atau 97,52 persen dari target.
Optimisme tersebut berdasarkan data year-on-year yang menunjukkan tren kenaikan sekitar 4-5 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
”Untuk tahun ini kita ada peningkatan (target menjadi) sebesar Rp 179 miliar. Kami optimis bahwa capaian di tahun ini nantinya bisa melampaui atau mencapai target yang diberlakukan tersebut,” ujar dia, Kamis (26/2/2026).
Menurut Dafid, munculnya gerakan ”setop bayar pajak” akibat pajak naik yang ramai di media sosial rupanya tidak begitu berpengaruh di Kabupaten Pati. Setiap harinya, jumlah wajib pajak yang menunaikan kewajibannya disebut masih seperti hari-hari biasanya.
Setiap hari, pihaknya rata-rata melayani 150 wajib pajak dan pernah sampai 500 orang hanya di Kantor Samsat. Jumlah itu belum menghitung loket layanan lain yaitu di Samsat Drive Thru dan Samsat Keliling.
”Menurut data yang ada itu enggak ada pengaruhnya, ya. Dilihat dengan kedatangan wajib pajak di semua titik layanan kami masih banyak antusias masyarakat yang datang,” katanya.
Pendapatan...
- 1
- 2



