Sabtu, 25 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Terkait sekolah yang sudah membayar uang muka alias DP, pihaknya menyerahkan kepada sekolah dan travel. Menurutnya, outing class bisa digeser di dalam Kabupaten Pati.

”Kebijakan pihak sekolah dan travel. Bagaimana menindaklanjuti. Ini kebijakan Bupati atas rekomendasi Dewan. Ini berlaku semua, SD SMP semoga wisata di Pati harapannya bisa muncul dan siswa lebih mengenal. Empat sempat izin ke kami, ini dibatalkan,” tandas dia.

Sebelumnya diketahui, rencana outing class SMPN 1 Tayu Pati mendapatkan keluhan dari wali murid. Pasalnya, pihak wali murid dibebankan Rp 1,8 juta agar anaknya bisa mengikuti outing class di Bali.

Mereka diberikan waktu selama sepekan untuk melunasi biaya tersebut. Hal ini membuat sejumlah wali murid keberatan hingga mengadu ke DPRD Kabupaten Pati.

DPRD Kabupaten Pati pun memberikan rekomendasi kepada Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra untuk melarang outing class di luar daerah.

Editor: Cholis Anwar

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler