Pemkab Pati Serius Dirikan Museum, BPK Jateng Turun Tangan
Umar Hanafi
Senin, 20 April 2026 21:06:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Pati – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati serius dalam mengeksekusi rencana mendirikan museum. Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah X Jawa Tengah pun sampai turun tangan.
Rapat intensif mengeksekusi rencana ini pun digelar. Pertemuan yang berlangsung pada Senin (20/4/2026) sore tersebut menjadi babak baru bagi rencana panjang pendirian Museum Cagar Budaya Kabupaten Pati yang sempat tertunda.
Langkah ini merupakan tindak lanjut langsung atas instruksi Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra guna memastikan ketersediaan sarana edukasi sejarah bagi masyarakat setempat.
Pamong Budaya Ahli Muda BPK Wilayah X, Bagus Ujianto menyatakan, pihaknya hadir untuk memberikan pendampingan teknis dan administratif agar pendirian museum ini berjalan sesuai regulasi yang berlaku.
”Kami memberikan rambu-rambu, mulai dari aspek administrasi hingga teknis pelaksanaan. Bagaimana nantinya koleksi akan disampaikan kepada publik, itu semua sedang kita rumuskan bersama,” ujar Bagus usai rapat koordinasi.
Menurut Bagus, keberadaan museum ini sangat krusial bagi Kabupaten Pati yang memiliki rekam jejak sejarah panjang dan beragam.
Museum ini diproyeksikan akan menjadi wadah yang menampilkan potensi besar Pati, mulai dari peninggalan masa prasejarah, masa klasik, hingga berbagai warisan budaya tak benda yang masih lestari hingga saat ini.
”Harapannya, ke depan Pati memiliki museum daerah yang tidak kalah dengan kabupaten lainnya. Museum ini nantinya akan menjadi jendela informasi mengenai potensi Pati, dari prasejarah hingga masa kini,” tambahnya.
Pusat studi...
- 1
- 2



