Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Pati – Sebanyak sembilan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi alias SPPG di Kabupaten Pati, Jawa Tengah dihentikan sementara. Oprasional mereka dihentikan sementara lantaran permasalahan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).
Sembilan SPPG tersebut yakni, SPPG Pati Juwana Karangrejo (Yayasan Patriot Bangsa Pilar Kemanusiaan), SPPG Pati Kayen Kayen 2 (Yayasan Mitra Cendekia Waskita), SPPG Pati Gembong Wonosekar (Yayasan Wadja Mulia Abadi) dan SPPG Pati Tlogowungu Guwo (Yayasan Roudlotul Muta`alim).
Lalu, SPPG Pati Tlogowungu Guwo 2 (Yayasan Roudlotul Muta`alim), SPPG Pati Margorejo Sukoharjo (Yayasan Wadja Mulia Abadi), SPPG Pati Pati Sarirejo 2 (Yayasan Wadja Mulia Abadi), SPPG Pati Pati Kutoharjo (Yayasan Toha Asep Suherman) dan SPPG Pati Kayen Sundoluhur 2 (Yayasan Sambut Esok Cerah).
Sembilan SPPG tersebut disuspend oleh Badan Gizi Nasional alias BGN sejak 25 Mei 2026. Mereka harus memperbaiki permasalahan IPAL agar bisa beroperasi kembali.
”Sembilan SPPG yang disuspend itu karena IPAL. Untuk pencabutan suspend menunggu perbaikan. Semua sembilan karena IPAL. Kalau perbaikan cepat ya cepat. Tinggal dinaikkan lagi surat (permohonan pencabutan suspend),” ujar Korwil MBG Wilayah Pati, Ahmad Khoirul Basar kepada Murianews.com, Rabu (3/6/2026).
Ia pun meminta kepada SPPG di Kabupaten Pati untuk mengedepankan standar operasional. Bila tidak, SPPG terancam ditutup seperti sembilan SPPG tersebut.
”Imbauannya kepada SPPG untuk memerhatikan IPAL dan SOP lainnya. Kalau di Pati SPPG yang sudah beroperasi 164 kena suspend 9. Saat ini belum ada rencana penambahan SPPG,” ungkap Basar.
Ada KLB...
- 1
- 2



