Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Selain itu, AMPB juga menyoroti dugaan oknum Jaksa Kejari Pati yang melakukan pemerasan kepada keluarga yang berperkara. Bahkan, Botok mengaku juga menjadi korban pada beberapa tahun yang lalu.

”Keluarga dilobi dan diminta uang dengan janji divinis ringan. ada dua orang yang telah mengadu. Ada 30 juta ada 8 juta. Istri saya diminta 50 juta karena taruhan Pilkades,” tutur dia.

Pihaknya juga meminta Kepala Kejari Pati untuk dipindah dari Pati. AMPB menilai, Kepala Kejari Pati melindungi jaksa yang diduga bermasalah.

Botok juga membantah demo AMPB di Kejari Pati ini ada muatan dendam pribadi dengan salah satu jaksa di Kejari Pati. Oknum Jaksa itu merupakan salah satu jaksa yang menuntut Botok dan Teguh dalam sidang kasus pemblokiran jalan pantura beberapa bulan lalu.

”Tidak ada dendam pribadi. Hukum harus ditegakkan seadil-adilnya jangan karena uang,” tandas pentolan AMPB ini.

Editor: Budi Santoso

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Berita Terkini

Terpopuler