Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Kudus – Sebuah video sepasang muda mudi diduga kepergok mesum di musala Balai Jagong Kudus viral di media sosial. Video berdurasi 16 detik itu bahkan beredar luas di WhatsApp Group.

Dalam video tersebut tampak sepasang muda-mudi duduk berdampingan dengan tertunduk di teras musala. Sang laki-laki mengenakan kaus panjang dengan celana pendek.

Sedangkan sang perempuan mengenakan jilbab dengan baju berlengan panjang dan celana panjang. Sementara di luar masjid nampak sejumlah warga dan petugas berlalu lalang.

Kapolsek Kudus Kota, Iptu Subkhan membenarkan, muda mudi tersebut memang kepergok warga melakukan asusila di area musala Balai Jagong Kudus, Rabu (15/5/2024) pagi tadi. Petugas yang mendapat laporan langsung menuju lokasi untuk melakukan pengamanan.

”Keduanya tidak saling kenal. Bertemu di aplikasi dating medsos. Kemudian mengajak ketemuan dan melakukan hal-hal asusila di dalam musala,” katanya saat ditemui di kantornya.

Dari keterangan yang ia dapatkan, keduanya merupakan warga kudus. Untuk yang laki-laki tersebut berusia 36 tahun. Sedangkan pihak perempuan masih di bawah umur dan berusia 16 tahun.

”Jadi mereka bukan kekasih. Murni kenal dari aplikasi dating. Di aplikasi itu perempuannya ngaku 19 tahun,” terangnya.

Setelah saling intens berkomunikasi, lanjutnya, keduanya memutuskan ketemu di Balai Jagong Rabu pagi dan berlanjut di musala. Di musala tersebutlah, keduanya kepergok warga dari Semarang yang hendak wudhu.

”Orang dari Semarang untuk mendengar ada suara desahan. Ketika ditengok laki-laki itu melakukan tindakan yang tak pantas,” sambungnya.

Atas tindakannya itu, keduanya langsung dikerumuni warga hingga dilaporkan ke petugas. Keduanya pun dibawa ke Polsek Kota untuk menghindari hal-hal yang tak diinginkan.

”Keduanya merupakan pegawai swasta. Saat ini kami sudah memanggil orang tua masing-masing untuk pembinaan,” terangnya.

Editor: Supriyadi

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler